You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rekayasa Lalin di Kelurahan Jatinegara Kaum Diharap Bisa Terlaksana
photo Doc - Beritajakarta.id

Lalin Sekitar Kantor Kelurahan Jatinegara Kaum Segera Direkayasa

Pihak Kelurahan Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur akan mempercepat rekayasa lalu lintas (lalin) untuk jalan di sekitar kantor kelurahan. Langkah itu diambil lantaran sempitnya jalan, yang sering membuat lalu lintas di sekitar kantor kelurahan jadi macet.

Rencananya akan dilanjutkan, kalau memang sudah persetujuan warga, RW dan LMK. Karena itu memang hasil dari forum RW

"Rencananya akan dilanjutkan, kalau memang sudah persetujuan warga, RW dan LMK. Karena itu memang hasil dari forum RW," ujar Darsito, Lurah Jatinegara Kaum, Selasa (8/9).

Sebelumnya, rekayasa lalu lintas tersebut sudah digagas oleh Henrica Kuswandari, Lurah Cakung Timur, yang saat itu masih menjabat Lurah Jatinegara Kaum.

Sudinhubtrans Jaksel Kesulitan Tertibkan Angkot Nakal

Pendataan mobil milik warga di RW 01, 02, dan 05 pun sudah dilakukan. Bahkan sosialiasi pun sudah dilakukan tiga kali. "Memang di sini luas jalannya sempit. Dua mobil saja sudah susah kalau berpapasan, motor nggak bisa lewat," ucapnya.

Dalam rekayasa lalin itu, Jalan Tanah Koja Dua dan Arus Jati dijadikan jalan masuk kendaraan. sementara akses keluar dialihkan ke Jalan TB Badarudin. "Akan kami lakukan rekayasa lalin secepatnya," tandas Darsito.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5202 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1836 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1775 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1733 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1564 personAnita Karyati