You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Atasi Macet, Lalu Lintas di Kalideres Direkayasa
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Atasi Macet, Lalu Lintas di Kalideres Direkayasa

Untuk mengatasi macet di ruas jalan Kalideres menuju Bandara Soekarno-Hatta, mulai kemarin diberlakukan sistem satu arah bagi kendaraan roda dua dan roda empat.

Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pemberlakuan satu arah ini

Sistem satu arah itu berlaku di Jl Peta Selatan untuk kendaraan dari Kalideres menuju Bandara Soekarno-Hatta dan sebaliknya dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kalideres berlaku satu arah di Jl Peta Barat.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Mirza Aryadi mengatakan, rekayasa lalu lintas ini merupakan salah satu solusi mengatasi macet kendaraan yang melintas dari Kalideres menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Jl Raya Bekasi Diusulkan Dibangun JLNT

   

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pemberlakuan satu arah ini," kata Mirza, Jumat (6/2).

Mirza menuturkan, pihaknya juga sudah menyiapkan jalur alternatif bagi pengendara.

Kapolsek Metro Kalideres, Darmawan Karo Sekali menambahkan, pemberlakuan satu arah ini karena kendaraan yang melintas di jalur menuju Bandara Soekarno-Hatta sering terjebak macet di kawasan itu.

"Timbulnya kemacetan ini sering dikeluhkan warga. Untuk itu kami hari ini memberlakukan sistem satu arah," ujar Darmawan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5236 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1843 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1752 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1572 personAnita Karyati