You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
wiriatmoko plt sekda
photo Doc - Beritajakarta.id

Atasi Sampah, DKI Jajaki Kerjasama dengan Belanda

Sampah hingga ini masih menjadi salah satu permasalahan di ibu kota yang belum tertangani dengan baik. Terlebih, dalam satu hari, produksi sampah kota Jakarta bisa mencapai 6.500 ton. Untuk itu, berbagai upaya penanganan sampah pun terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta guna mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Mereka minta jaminan kita bisa kasih sampah 2.000 ton per harinya

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Wiriyatmoko mengungkapkan, saat ini, pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan perusahaan asal Belanda untuk mengatasi sampah di Jakarta. Adapun salah satu syarat yang diminta perusahaan asal negeri kincir angin itu, Pemprov DKI mampu menyuplai sampah sebanyak 2.000 ton per hari. "Mereka minta jaminan kita bisa kasih sampah 2.000 ton per harinya," ujar Moko, sapaan akrabnya, Sabtu (19/4).

Untuk itu, kata Moko, saat ini Dinas Kebersihan DKI Jakarta tengah mengkaji memorandum of understanding (MoU) mengenai kerjasama ini. Pihaknya berharap dalam waktu dekat kerjasama ini bisa direalisasikan karena bisa mengurangi beban sampah di Jakarta. 

DKI Beli 3 Alat Berat Amfibi untuk Keruk Sampah

Dikatakan Moko, kerjasama ini juga bisa mengurangi tiping fee yang dibayarkan Pemprov DKI Jakarta kepada pihak ketiga di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi. Saat ini, perusahaan asal Belanda tersebut telah memiliki lahan seluas 10 hektare di kawasan Cakung, Jakarta Utara. "Mereka memproduksi bahan bangunan dari sampah," katanya.

Nantinya, hasil bahan bangunan akan menjadi hak perusahan tersebut. Pemprov DKI Jakarta hanya menyuplai sampah, termasuk juga pengangkutannya. Saat ini, camat dan lurah sedang diminta untuk identifikasi tonase sampah di wilayah masing-masing.

"Sampah menurut saya bukan mustahil untuk menjadi sesuatu yang menguntungkan. Seperti ini, sampah bisa jadi bahan bangunan. Kemudian yang sampah organik bisa jadi pupuk," tandas Moko.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3276 personNurito
  2. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1993 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1570 personAnita Karyati
  4. Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1361 personDessy Suciati
  5. Camat Jatinegara Ingin Dua Kelurahan Ini Segera Realisasikan Gerai KKMP

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1347 personNurito