You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antisipasi PKL, Akses Masuk HBKB Dijaga Satpol PP
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

PKL Makanan Tidak Higienis Dilarang Masuk Area HBKB

Akses masuk ke area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Suryopranoto, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat  akan dijaga ketat personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Hal ini untuk mengantisipasi pedagang kaki lima (PKL) yang banyak menjual makanan tidak sehat dan higienis.

Makanya kita hanya tempatkan pedagang dari binaan kita yang sudah direkomendasikan

Asisten Perekonomian dan Administrasi Jakarta Pusat, Sulastri Gultom mengatakan, saat ini pihaknya sedang menggencarkan makanan sehat. Sebab telah banyak temuan PKL menjual makanan yang mengandung zat berbahaya.

"Jangan sampai ada makanan yang kurang steril masuk ke lokasi. Makanya kita hanya tempatkan pedagang dari binaan kita yang sudah direkomendasikan," ujarnya, Kamis (17/9).

PKL Karang Anyar Direlokasi ke 4 Pasar Tradisional

Sesuai jadwal, acara HBKB sendiri akan digelar pada tanggal 20 September mendatang. Selain berolahraga, masyarakat sekitar juga dapat memanfaatkan acara tersebut sebagai tempat untuk berekreasi dan bersilaturahmi.

"Di acara sendiri akan banyak ditampilkan pertunjukan. Setiap sudin sendiri akan ikut serta memeriahkan acara tersebut sesuai bidangnya masing-masing," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  2. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1107 personAnita Karyati
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1095 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye919 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye895 personAnita Karyati