You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Konselor Harus Jangkau Daerah Rawan Tawuran
photo Nurito - Beritajakarta.id

Permukiman Padat Target untuk Konselor

Konselor atau pembimbing harus mampu terjun ke lapangan yang memiliki banyak permasalahan. Di Jakarta, sejumlah permasalahan di tengah-tengah masyarakat seperti narkoba, tawuran dan seks bebas masih kerap ditemukan.

Sebagai pusat informasi harus memiliki kesabaran, telaten tanpa putus asa, untuk masa depan bangsa yang lebih baik

"Mereka yang bergerak sebaga volunteer, tergerak jiwanya, untuk menjadi konselor. Sebagai pusat informasi harus memiliki kesabaran, telaten tanpa putus asa, untuk masa depan bangsa yang lebih baik," ujar Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta, usai meresmikan Center of Excelence Pusat Informasi dan Konseling (PIK) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Kamis (3/12).

Menurutnya, Jakarta memiliki penduduk pada siang hari sekitar 13,5 juta jiwa dan malam hari sekitar 10,3 juta jiwa. Sebagian wilayah terjadi kepadatan penduduk dengan angka sekitar 30-40 ribu jiwa per kilometer persegi.

201 RW di Jakarta Rawan Banjir

"UNJ yang telah mendeklarasikan diri sebagai center of excelence, harus mampu menjangkau daerah padat penduduk tersebut. Risikonya memang berat dan harus sabar dalam memberikan pelatihan pada masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1205 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati