You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perolehan Pajak Parkir Lampaui Target
photo Doc - Beritajakarta.id

Perolehan Pajak Parkir Lampaui Target

Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta mencatat perolehan pajak parkir saat ini telah melampaui target. Tarcatat hingga Selasa (8/12), perolehannya sudah mencapai Rp 430,1 miliar, dari target Rp 425 miliar. Pajak dari sektor ini merupakan satu-satunya yang telah melampaui target. 

Pajak parkir hingga 8 Desember telah melampaui dari target kami Rp 425 miliar, perolehannya mencapai Rp 430,1 miliar atau 101,20 persen

Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Agus Bambang mengatakan, perolehan pajak parkir sudah 101,20 persen dari yang ditargetkan. Salah satunya faktor bisa tercapainya taget pajak parkir karena sudah terpasangnya terminal parkir elektronik (TPE) di beberapa lokasi. 

"Pajak parkir hingga 8 Desember telah melampaui dari target kami Rp 425 miliar, perolehannya mencapai Rp 430,1 miliar atau 101,20 persen," kata Agus, Rabu (9/12). 

Gunakan TPE, Dapat Diskon 50 Persen Masuk Dufan

Sementara itu beberapa perolehan pajak juga sudah mendekati target. Seperti pajak hotel sudah mencapai Rp 1,259 triliun atau 83,98 persen dari target 1,5 triliun, pajak restoran Rp 2,071 triliun atau 98,66 persen dari target Rp 2,1 triliun, dan pajak hiburan Rp 532,9 miliar atau 96,91 persen dari target Rp 550 miliar. 

Menurut Agus, pihaknya juga telah mengeluarkan kebijakan penghapusan sanksi administrasi berupa bunga terhadap beberapa pajak. Tujuannya untuk bisa menggenjot perolehan, sehingga semua target pajak bisa tercapai.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye4055 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1255 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1152 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye910 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye780 personDessy Suciati