You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pembongkaran Pos RW. 08 Petojo Selatan Berjalan Kondusif
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Berdiri di Atas Saluran, Pos RW Dibongkar

Lantaran berdiri di atas saluran, pos RW 08, Jl Petojo Enclek 14, Kelurahan Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, dibongkar petugas Satpol PP, Selasa (15/12).

Kita berikan pemahaman terus kalau bangunan mereka menyalahi aturan

 

Lurah Petojo Selatan, Kamal mengatakan, awalnya sempat ada penolakan dari masyarakat saat sosialisasi pembongkaran. Namun, setelah dilakukan pendekatan persuasif warga akhirnya bersedia bangunan tersebut dibongkar.



Serapan Anggaran Pemkot Jakpus Baru 38,06 Persen

"Kita berikan pemahaman terus kalau bangunan mereka menyalahi aturan, akhirnya mereka bersedia dan juga ikut mau melakukan pembongkaran," ujarnya, Selasa (15/12).



Menurut Kamal, menumbuhkan kesadaran warga memang memakan waktu yang lebih lama. Namun, sangat penting dilakukan agar tidak lagi membangun di atas saluran dan fasos/fasum

.

"Saat ini di lokasi tersebut sedang dilakukan perbaikan saluran dan sudah tahap finishing, hanya bangunan pos RW tersebut saja yang tersisa, diharapkan nantinya jalan tersebut bebas genangan saat musim penghujan," katanya.

Satu unit alat berat ikut diturunkan untuk mempercepat pembongkaran. Petugas dibantu masyarakat menaikkan sisa material pembongkaran ke truk sampah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati