You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Seragam Dijual, Sopir Angkot Terjaring Razia Gabungan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Seragam Dijual, Sopir Angkot Ditilang

Jonathan (38), sopir angkutan umum K06 trayek Kranggan-Kampung Rambutan langsung emosi, ketika ditilang petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur yang menggelar razia gabungan di Terminal Pinang Ranti, Rabu (18/6). Pasalnya, dia tidak mengenakan seragam angkutan umum. Selain itu, pria berkulit gelap itu juga tidak bisa menunjukan SIM, KIR, KTP dan kartu pengenal pengemudi (KPP) dan kartu pengenal anggota (KPA).

Bagi yang melanggar langsung dikenai tindakan, mulai dari teguran, tilang hingga stop operasi. Namun sampai saat ini belum ada angkot yang kita kandangkan

 

Jonathan mengaku, seragamnya telah dijual kepada rekannya sesama pengemudi angkutan umum lantaran tidak memiliki uang. "Baju seragam sudah dijual pak, karena tak punya uang. SIM dan KTP juga tidak punya," ujarnya.

Takut Ditilang Polantas, Metromini Tabrak Siswa SMA

"Karena tak memiliki SIM, KTP dan seragam, maka Anda ditilang. Nanti ikuti sidangnya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada tanggal 27 Juni mendatang," ujar seorang petugas yang menilang Jonathan.

Selain Jonathan, petugas juga menjaring 49 awak angkutan umum lainnya karena mengemudi tanpa dilengkapi SIM, KIR, seragam, kartu pengenal pengemudi dan kartu pengenal anggota. Razia itu sendiri melibatkan 30 petugas gabungan dari Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Satlantas Jakarta Timur dan Sub Garnisun I Kodam Jaya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Budi Sugiyantoro mengatakan, razia ini rutin digelar guna menertibkan sopir angkutan umum dan kendaraan bak terbuka yang melanggar. Umumnya mereka yang terkena tilang adalah lantaran tak memiliki seragam, KPS (kartu pengawasan), KPP dan KIR.

"Bagi yang melanggar langsung dikenai tindakan, mulai dari teguran, tilang hingga stop operasi. Namun sampai saat ini belum ada angkot yang kita kandangkan," ujar Budi. Razia sengaja diacak lokasinya karena untuk menghindari kebocoran.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1312 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1232 personAnita Karyati
  3. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1142 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1067 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1017 personTiyo Surya Sakti