You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antisipasi Listik Padam, UNBK SMPN 49 Gunakan Laptop
photo Nurito - Beritajakarta.id

Antisipasi Listrik Padam, UNBK SMPN 49 Gunakan Laptop

Pihak SMPN 49 Kramat Jati, Jakarta Timur menyiapkan dua unit genset, dan laptop untuk siswa. Ini untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik dari PLN disaat pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di sekolah tersebut.

Kita lebih banyak menggunakan laptop, jadi ada kelebihannya. Saat listrik padam, data masih tersimpan. Kemudian bisa pinjem charger ke sesama teman

Kepala SMPN 49, Sri Sulastri mengatakan, keuntungan dari UNBK di sekolah yakni siswa kebanyakan memakai fasilitas laptop. Selain memiliki batrei cadangan, data yang pun bisa langsung tersimpan ketika listrik padam.

"Kita lebih banyak menggunakan laptop, jadi ada kelebihannya. Saat listrik padam, data masih tersimpan. Kemudian bisa pinjem charger ke sesama teman," kata Sulastri, Senin (9/5).

Pelaksanaan UNBK SMP di Jaktim Masih Minim

Dalam pelaksanaan UNBK ini, ada 250 laptop yang dibawa pihak siswa dari rumahnya masing-masing. Kemudian 40 laptop milik sekolah dan sisanya pinjaman dari guru. Jumlah tersebut lebih dari cukup karena pelaksanaan UNBK dibagi dalam dua shift. Bahkan di setiap laci meja peserta UN, tersedia leptop cadangan. Ini dapat digunakan saat aliran listrik padam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3450 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2337 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1180 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye932 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye919 personFakhrizal Fakhri