You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembebasan Lahan Salah Satu Program Pembahasan APBD Perubahan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Pembebasan Lahan Jadi Prioritas Pembahasan APBD-P

Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2016 terus berjalan. Salah satu program yang akan menjadi fokus pembahasan yakni soal pembebasan lahan.

Jadi lahan ini untuk pengerjaan MRT, karena masih ada beberapa lahan yang akan kita ambil

"Jadi lahan ini untuk pengerjaan Mass Rapid Transit (MRT), karena masih ada beberapa lahan yang akan kita ambil," ujar Saefullah, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Jumat (19/8).

Terlebih saat ini, kata Saefullah, ada sejumlah lahan masyarakat yang sudah dipakai tapi belum dibayarkan. Nantinya anggaran itu akan dimasukkan ke dalam perubahan agar segera dibayar dan pengerjaan MRT bisa terus dilakukan.

APBD Perubahan Harus Prioritaskan Program untuk Masyarakat

Menurutnya, dari draf yang diajukan ke dewan ada perubahan sekitar Rp 4,6 triliun dari sebelumnya Rp 67,3 triliun menjadi Rp 62,6 triliun. Efisiensi ini dilakukan karena dana bagi hasil dari pemerintah pusat yang tidak bisa dipenuhi.

"Jadi tahun 2016 pemerintah pusat hanya bisa setor ke DKI dana bagi hasil tahun 2015 sebesar Rp 5,3 triliun, sedangkan bagi hasil tahun 2016 sebesar Rp 5,1 triliun nanti disetor sekitar April 2017," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2027 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1063 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye894 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye812 personAldi Geri Lumban Tobing