You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Tujuh Pompa Air di Jakpus Diservice
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Perawatan Pompa di Jakpus Sudah 90 Persen

Sebanyak delapan unit pompa penyedot air di Jakarta Pusat, kini tengah dalam perawatan. Ditargetkan, perawatan bisa selesai pada September mendatang.

Pembersihan komponen baling-baling menjadi yang utama karena kerap banyak sampah yang tersangkut

"Pompa tersebut ada di tujuh lokasi. masa pekerjaan dimulai bulan Juli lalu, saat ini sudah mencapai 90 persen," ujar Boris Karlop Lumbangaol, Kepala Seksi Pemeliharaan dan Perawatan Saluran Sudin Sumber Daya Air Jakarta Pusat, Senin (28/8).

Pompa tersebut yakni dua unit pompa di Gedung Jaya, satu unit pompa di Gedung Mapalus, satu untuk pompa di Jalan Rajawali Selatan, satu unit pompa Dwiwarna, satu unit pompa Sumur Batu dan satu unit pompa di Jalan Cempaka Baru.

Atasi Genangan di Jl Ancol Selatan, Dua Pompa Disiagakan

"Masing-masing pompa mempunyai daya sedot yang berbeda. Ada yang satu pompa bisa menyedot 500 liter kubik hingga 1000 liter kubik," ucapnya.

Sebenarnya, lanjut Boris, tidak ada kerusakan yang berarti pada pompa tersebut. Hanya saja, perawatan dilakukan terhadap beberapa komponen dan harus dibersihkan.

"Pembersihan komponen baling-baling menjadi yang utama karena kerap banyak sampah yang tersangkut. Itu membuat kerja mesin semakin berat dan dapat mengakibatkan kerusakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2093 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1079 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye982 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye971 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri