You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KUKMP Jakbar Data Pedagang Binaan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pedagang Loksem dan Lokbin di Jakbar Didata Sudin KUKMP

Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) Jakarta Barat, saat ini gencar mendata seluruh pedagang yang membuka usaha di lokasi sementara (loksem) dan lokasi binaan (lokbin). 

Ditemukan sejumlah lapak loksem ternyata diisi pedagang yang tidak terdaftar di dalam database Sudin KUKMP 

Kepala Seksi Koperasi, Sudin KUKMP Jakarta Barat, Djarot Syarifuddin mengatakan, pendataan bertujuan memutakhirkan database pedagang binaan dengan kondisi lapak loksem saat ini

Perolehan Retribusi Pedagang di Loksem Jaksel Capai Rp 1,7 Miliar

"Hasil pendataan di lapangan ditemukan sejumlah lapak loksem ternyata diisi pedagang yang tidak terdaftar di dalam database Sudin KUKMP Jakarta Barat," ujarnya, Jumat (23/2). 

Padahal, jelas Djarot, sesuai aturan yang berlaku lapak loksem harus diisi sesuai nama pedagang yang telah didata dan dikenakan retribusi harian sebesar Rp 3.000 per hari melalui rekening Bank DKI. 

"Kasus ini ditemukan saat kami mendata pedagang di loksem Slipi. Dari 59 loksem, ternyata 11 loksem telah beralih atau diisi oleh pedagang yang tidak tertera di database Sudin KUKMP," ujarnya. 

Diungkapkan Djarot, para pedagang tersebut mengaku menyewa kios di loksem dari orang yang namanya terdaftar dalam database Sudin KUKMP Jakbar. 

"Kami langsung coret nama orang yang di database, kami ganti dengan pedagang yang menempati loksem dengan perjanjian tidak menjualbelikan kembali lapak dengan alasan apa pun," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2203 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1080 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1077 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1039 personFakhrizal Fakhri