You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Anies Apresiasi Karya Anak Berkebutuhan Khusus
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Gubernur Apresiasi Karya Lukis Anak-anak di Bus Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan apresiasi kepada anak-anak berkebutuhan khusus yang telah berkarya melukis satu unit bus Transjakarta. Terlebih, lukisan tersebut mengangkat tema "Ibuku Perempuan Tangguh".

Jakarta adalah milik semua dan harus memfasilitasi semua warganya

Anies mengatakan, dirinya mengagumi goresan seni yang indah melalui lukisan penuh warna di badan bus Transjakarta yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2018 tersebut.

"Kita sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua yang mendidik mereka,” ujar Anies, saat acara peresmian, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/4).

Tranjakarta Siapkan Tim Khusus Tangani Keluhan

Anies menambahkan, keberadaan bus Transjakarta bercorak khusus tersebut bukan hanya akan menghiasi jalanan di Ibukota. Tapi, juga menjadi pesan bahwa Jakarta adalah milik semua dan semua boleh terlibat dalam pembangunan serta harus difasilitasi.

"Kita saksikan karya mereka, ini pesan penting bagi warga Jakarta. Jakarta adalah milik semua dan harus memfasilitasi semua warganya,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebayak 10 anak berkebutuhan khusus telah mendedikasikan karyanya untuk mempercantik bus Transjakarta yang nantinya akan beroperasi di Koridor 1 (Blok M-Kota).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye931 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati