You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pakai Knalpot Racing Tujuh Pelajar Diamankan di Palmerah
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Gunakan Knalpot Bising, Pelajar Diamankan Polisi

Lantaran membuat kegaduhan serta menggunakan sepeda motor dengan knalpot bising, sekelompok siswa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (6/11). Selain diberikan sanksi tilang, mereka juga dihukum hormat bendera.

Ketujuh pelajar dan sepeda motornya kami amankan karena saat melintas motornya berisik dan sudah mengganggu kenyamanan serta ketenangan warga

Kanit Lantas Polsek Palmerah, AKP Syahlan mengatakan, pihaknya terpaksa mengamankan ketujuh pelajar tersebut lantaran telah membuat kegaduhan dan mengganggu ketentraman warga saat melintas di Jl Palmerah Barat III. Ketujuh pelajar yang diamankan yakni, MR, FD, AR, KH, RF, NV, dan RS.

"Ketujuh pelajar dan sepeda motornya kami amankan karena saat melintas motornya berisik dan sudah mengganggu kenyamanan serta ketenangan warga," ujar Syahlan, Kamis (6/11).

Corat-coret Tembok, Empat Pelajar Dihukum Push Up

Selain menggunakan knalpot bising, para pelajar ini juga tidak mampu menunjukkan surat-surat kendaraan yang dikemudikannya serta tidak menggunakan helm.

"Sanksi tilang dan hukuman kami berikan kepada mereka (para pelajar) agar jera dan sadar jika tindakannya sudah meresahkan masyarakat," tandas Syahlan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1355 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1209 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye996 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye966 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye789 personFakhrizal Fakhri
close