You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
10 Komunitas Lingkungan Negara Asia Bakal Kunjungi BSI Satu Hati
photo Folmer - Beritajakarta.id

Komunitas Lingkungan Negara Asia Bakal Kunjungi Bank Sampah Induk Satu Hati

Perwakilan komunitas peduli lingkungan dari 10 negara Asia, akan berkunjung ke Bank Sampah Induk (BSI) Satu Hati Jakarta Barat, Kamis (13/9) besok. Mereka akan melihat dan mempelajari program menabung dengan sampah yang dijalankan pengelola BSI Satu Hati.  

Program ayo menabung dengan sampah dinilai unik, sehingga mereka ingin melihat langsung bagaimana pelaksanaan di Jakarta Barat

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Edi Mulyanto mengatakan, perwakilan 10 negara Asia ini menilai program ayo menabung dengan sampah ini unik, karena berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga sekaligus mengurangi volume sampah.

"Program ayo menabung dengan sampah dinilai unik, sehingga mereka ingin melihat langsung bagaimana pelaksanaan di Jakarta Barat," kata Edi, Rabu (12/9).

Bank Sampah Induk Satu Hati Raih Omzet Rp 4,1 Miliar Dalam Satu Tahun

Ia menambahkan, kunjungan komunitas peduli lingkungan sejumlah negara Asia ke BSI Satu Hati bekerja sama dengan salah satu bank BUMN.  

"Mereka ingin mengetahui bagaimana alur pengolahan sampah anorganik dari lingkungan warga yang dibawa ke 775 Bank Sampah Unit yang selanjutnya dibawa ke BSI Satu Hati," pungkasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3441 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2329 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1171 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye923 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri