You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jakut Gelar Pengawasan Pangan Produk Pertanian di 5 Pasar
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jakut Gelar Pengawasan Produk Pertanian

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara menggelar pengawasan pangan produk pertanian di lima lokasi pasar, Kamis (25/3).

Semua sampel yang kami uji hasilnya negatif dari bahan maupun zat berbahaya,

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan, lima pasar yang disambangi tersebut yakni, Pasar Sungai Bambu, Pasar Anyar Bahari, Pasar Pelita, Pasar Sunter Podomoro, dan Pasar Sunter Hijau Kirana.

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap komoditi pertanian Produk Segar Asal Tumbuhan (PSAT), di antaranya buah-buahan seperti apel, jeruk, cabai merah, cabai rawit, dan tomat. Kemudian sayuran seperti buncis, sawi, pakcoy, brokoli, kembang kol, wortel, dan kacang panjang serta beras," ujar Unang.

Pelayanan Kesehatan Hewan Digelar di Tanah Merah

Unang merinci, pihaknya mengambil 24 sampel dari Pasar Sunter Podomoro, 24 sampel dari Pasar Pelita, 24 sampel dari Pasar Sunter Hijau Kirana, 24 sampel dari Pasar Anyar Bahari, dan 20 sampel dari Pasar Sungai Bambu. Total sebanyak 116 sampel tersebut diuji secara on the spot di mobil laboratorium yang disiagakan di Pasar Sunter Podomoro.

"Hasilnya, tingkat keamanan 100 persen aman. Semua sampel yang kami uji hasilnya negatif dari bahan maupun zat berbahaya," ungkapnya.

Dia menambahkan, pengawasan pangan produk pertanian tersebut dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat terhadap produk-produk yang beredar di pasaran.

"Pengawasan pangan terpadu yang dilakukan secara rutin dilakukan Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas KPKP Jakarta Utara ini bertujuan menjamin keamanan pangan bagi warga DKI Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6741 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6006 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1371 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1249 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1180 personAldi Geri Lumban Tobing