You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TP PKK Kebon Sirih Panen Sayur Pakcoy di RPTRA Kebon Sirih
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

3,5 Kilogram Pakcoy Berhasil Dipanen di RPTRA Kebon Sirih

Sebanyak 3,5 kilogram sayuran jenis Pakcoy yang ditanam secara hidroponik, Selasa (1/3), dipanen kader TP PKK di RPTRA Kebon Sirih, Jalan Srikaya II, RT 15/07, Menteng, Jakarta Pusat.

Dua pekan lagi kita panen ikan Nila dari kolam gizi

Ketua TP PKK Kebon Sirih, Ida Farida mengatakan, hasil panen 3,5 kilogram sayuran Pakcoy ini dibagi dalam 12 bungkus dan dijual kepada warga sekitar dengan harga Rp 10 per bungkus. Hasil penjualan akan dipergunakan untuk operasional RPTRA serta pembelian bibit dan vitamin sayuran.

"Sisa sayuran yang tak terjual dijadikan olahan minuman untuk dikonsumsi bersama," tuturnya.  

Kolam Gizi Kelurahan Cakung Timur Panen Ikan Lele

Selain Pakcoy, jelas Ida, pihaknya juga menanam sayuran Kangkung, Bayam dan Selada. Di RPTRA ini ada kolam gizi berukuran 6x1,5 meter yang diisi ikan Nila.

"Dua pekan lagi kita panen ikan Nila dari kolam gizi," ujarnya.

Dia berharap, program urban farming dengan sistem hidroponik yang ada di RPTRA ini dapat memotivasi warga untuk bercocok tanam secara mandiri di lingkungan masing-masing, demi terciptanya ketahanan pangan keluarga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2032 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1073 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye966 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye902 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye820 personAldi Geri Lumban Tobing