You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasukan Biru Kuras Endapan Lumpur di Saluran Phb Meruya Indah
photo Folmer - Beritajakarta.id

Saluran Penghubung Meruya Indah Dikuras

Petugas Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, melakukan pengurasan saluran penghubung Meruya Indah di Jalan Meruya Selatan.

Untuk menambah kapasitas daya tampung saluran

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kembangan, Mulyadi menuturkan, pengurasan saluran air terus digencarkan untuk meminimalisir genangan.

“Saat ini pengurasan salah satunya dilakukan di saluran penghubung Meruya Indah sejak sepekan lalu dan dikerjakan oleh 13 personel,” ujar Mulyadi, Rabu (6/4).

3.000 Karung Sedimen Lumpur dan Sampah Diangkat dari Saluran Penghubung Pademangan

Menurutnya, saluran penghubung Meruya Indah yang dikuras sepanjang 150 meter dengan dimensi lebar 2,8 meter dengan tinggi tiga meter.

"Pengurasan dilakukan hingga lapisan dasar dengan ketebalan endapan lumpur sekitar satu meter," ungkapnya.

Ia menargetkan, pengurasan saluran penghubung Meruya Indah rampung dalam kurun waktu dua pekan depan.

"Pengurasan endapan lumpur untuk menambah kapasitas daya tampung saluran sehingga mampu menampung air hujan lebih banyak,” katanya.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke dalam saluran sehingga saluran dapat berfungsi optimal terutama saat turun hujan lebat.

"Kami optimistis setelah pengurasan rampung, genangan di Meruya Indah akan cepat surut karena kapasitas daya tampung saluran penghubung lebih besar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11454 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1298 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1285 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye996 personBudhi Firmansyah Surapati