You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BNN Jaktim Kurang Personil
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

BNN Jaktim Kekurangan Personel

Peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan, saat ini Indonesia sudah pada tahap darurat narkoba. Namun, sayangnya untuk penanggulangan narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta Timur masih kekurangan personel. Tercatat, dari 3 juta penduduk Jakarta Timur, BNN hanya memiliki 25 personel.

Beberapa daerah yang termasuk rawan antara lain, Matraman, Pramuka dan Buaran

"Jika dibanding luas daerah serta jumlah penduduk yang mencapai 3 juta jiwa, jumlah anggota saat ini tentu saja sangat minim, sehingga kami belum bisa maksimal," ujar Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Jakarti Timur, Budi Firdaus Darmasila, Sabtu (25/4).

Dia menyebutkan, 25 personel yang ada saat ini terdiri dari 3 anggota kepolisian, 5 pegawai lepas dan 17 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sedangkan untuk mengatasi kekurangan personel, pihaknya melibatkan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda yang memiliki kepedulian terhadap bahaya narkoba.

BNN Jaktim Rehabilitasi 23 Remaja Pengguna Narkoba

"Untuk itu kita menggandeng ormas kepemudaan, LSM dan tokoh masyarakat di Jakarta Timur guna memerangi bahaya penyalahgunaan narkoba. Beberapa daerah yang termasuk rawan antara lain, Matraman, Pramuka dan Buaran," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12387 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1373 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1357 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1312 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1019 personBudhi Firmansyah Surapati