You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemilahan di RW 04 Sunter Agung Efektif Kurangi Sampah
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemilahan di RW 04 Sunter Agung Efektif Kurangi Sampah

Kepedulian warga melakukan pemilahan sampah di permukiman RW 04, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, patut diacungi jempol. Tingginya partisipasi warga tersebut berimbas pada berkurangnya pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang sekitar 70 persen dibanding sebelumnya.

Yang tertinggi memang RW 04 ini mencapai 100 persen

Ketua RW 04, Kelurahan Sunter Agung, Muhtadi mengatakan, wilayahnya terdiri dari delapan RT dengan jumlah kepala keluarga (KK) mencapai 410 KK. Sejak tiga bulan lalu, pihaknya sudah menggencarkan upaya pemilihan sampah sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga.

Pemprov DKI Jakarta Gelar Diskusi Lingkungan #JakartakeDepan

"Jadi yang kita hitung rumahnya. Total ada 195 rumah yang semuanya aktif berpartisipasi dalam pemilahan sampah, " ujarnya, Jumat (8/7).

Dijelaskan Muhtadi, secara teknis aksi pemilihan sampah melibatkan kader dasawisma, PKK dan karang taruna. Secara periodik mereka mendistribusikan kantong polybag ke setiap rumah warga.

Setiap pekan di hari Jumat, sampah dari rumah warga yang diwadahi polybag dikumpulkan. Selanjutnya, dilakukan pemilahan sesuai jenis sampahnya.

"Yang bernilai ekonomis hasilnya untuk memfasilitasi kegiatan teman-teman karang taruna," tambahnya.

Lurah Sunter Agung, Danang Wijanarka mengatakan, di wilayahnya terdapat 20 RW dengan jumlah jiwa mencapai sekitar 100 ribu dan tersebar di 280 RT.

Hingga saat ini, sebanyak 14 RW di antaranya sudah mulai menguatkan pemilahan sampah dari sumber. Sesuai dengan dashboard data Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara, partisipasi masyarakat di Kelurahan Sunter Agung melakukan pemilahan mencapai 22,8 persen.

"Yang tertinggi memang RW 04 ini mencapai 100 persen. Hasilnya, berkurang 70 persen dari biasanya membuang enam gerobak sampah sekarang hanya satu saja, paling banyak tidak sampai dua gerobak penuh," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11088 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1260 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1260 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati