You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PMKS Kecelakaan Saat Dibawa Ke Panti, Hembuskan Nafas Terakhir
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kritis di RSUD Koja, Pengamen Meninggal

Mursani (54), yang sehari-hari berprofesi sebagai pengamen itu akhirnya meninggal. Pendarahan di bagian otaknya yang cukup parah membuat tim medis RSUD Koja, tak mampu lagi menyelamatkan nyawanya.

Hasil city scan di RS Premiere Jatinegara pun pendarahan di otak sudah meluas

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Koja, Dedi Setiawan mengatakan, saat dibawa ke RSUD Koja kondisi pasien memang sudah lemah. Kemudian, korban yang mengalami luka bagian kepala hingga pendarahan di bagian otak dirawat di ruang ICU dalam keadaan koma.

"Hasil city scan di RS Premiere Jatinegara pun pendarahan di otak sudah meluas. Tadi sekitar pukul 16.00 pasien meninggal, dan sudah diambil pihak Sudin Sosial untuk diserahkan pada keluarga," ucapnya, Rabu (8/7).

Terjatuh Saat Dibawa ke Panti, PMKS Koma

Sementara itu, Kepala Sudin Sosial Jakarta Utara, Uccu Rahayu mengaku, secara pribadi dirinya terjun mengurusi Mursani. Sejak pagi hingga sore saat Mursani menghembuskan nafas terakhir, dirinya beserta tim dari Sudin Sosial Jakarta Utara tetap mendampingi.

"Kita sudah mengupayakan yang terbaik, tapi Tuhan jua yang menentukan. Mulai dari pemulangan dari RS hingga pemakaman akan kita urus ambulans. Selain itu pada pihak keluarga kita akan beri santunan," jelasnya.

Ditambahkan Ucu, terhadap sang suami, Sanimin (37) pihak Sudin Sosial akan mencarikan solusi agar ia bisa bekerja. Menurut Uccu, Sanimin akan dicarikan program agar tidak lagi mengamen di jalanan.

Sebelumnya, kecelakaan berawal saat Mursani dan suami, Sanimin beserta seorang rekannya terjaring razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di perlimaan Semper, Senin (6/7). Kemudian, ketiganya dibawa petugas ke kantor Walikota Jakarta Utara untuk didata. Setelah didata, ketiganya digabung bersama 7 PMKS lain untuk  dibawa menuju panti sosial di Jakarta Timur.

Di tengah perjalanan, tepatnya Flyover Cempaka Putih arah Cawang, kelompok PMKS lain yang dibawa bersama mendobrak pintu belakang mobil pengangkut. Saat pintu belakang sudah terbuka, sebagian PMKS melarikan diri. Namun malangnya, Mursani terpental keluar mobil dan kepalanya terbentur trotoar. Akibatnya korban mengalami pendarahan di otak sehingga harus dibawa ke RSUD Koja.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3329 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2218 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye939 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye854 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye840 personAldi Geri Lumban Tobing