Kalangan Berduit Disinyalir Kuasai Kios JP 04 Jl Sumenep
Lokasi sementara pedagang kaki lima (PKL) ikan hias di JP 04 Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat, saat ini sudah banyak berubah. Kios yang harusnya berukuran 1x3 meter persegi hingga maksimal 2x5 meter persegi, kini banyak diubah pedagangnya.
Sekarang banyak bangunan kios permanen yang dimiliki orang-orang mampu. Tentu tidak pantas karena JP itu kan hanya untuk orang tidak mampu. Kemudian banyak yang berubah bentuk
Kios terlihat diubah menjadi permanen dengan tembok. Bahkan kios-kios di JP 04 tersebut banyak dikuasai kalangan berduit. Padahal kios-kios tersebut disediakan untuk warga berpenghasilan menengah bawah.
Pantauan Beritajakarta.com, Jumat (18/9), kios yang berada di JP 04 Jl Sumenep ini banyak yang berbeda, lebih besar dari ukuran semestinya. Salah satunya kios yang berada di sudut timur berukuran 16x7 meter persegi. Padahal kios lainnya hanya berukuran 1x3 atau 3x5 meter persegi.
Loksem di Jakut akan Ditata UlangKepala Suku Dinas KUMKMP Jakarta Pusat, Bangun Richard membenarkan, bahwa banyak kios berubah bentuk. Selain itu banyak kios dikuasai orang-orang kaya. Padahal konsep awalnya adalah kios hanya untuk masyarakat berperekonomian menengah bawah. Di JP 04 ini terdapat sekitar 138 kios.
"Sekarang banyak bangunan kios permanen yang dimiliki orang-orang mampu. Tentu tidak pantas karena JP itu kan hanya untuk orang tidak mampu. Kemudian banyak yang berubah bentuk," ujar Richard.
Asisten Perekonomian dan Administrasi Jakarta Pusat, Sulastri Gultom menambahkan, seluruh kios harus dikembalikan bentuknya seperti semula. Tidak boleh ada yang berbeda dan ukurannya harus sama. Kemudian satu orang hanya diperbolehkan memiliki satu kios, tidak boleh lebih.
"Kami akan bongkar kios-kios yang berukuran besar. Semua harus sama dan tidak boleh ada yang bentuknya permanen," tegas Sulastri.