You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Minta MCK di Bantaran Kali Ciliwung Dibongkar
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

Warga Minta MCK di Bantaran Kali Ciliwung Dibongkar

Warga di Jalan Lembang 10 Rt 06 Rw 02 Kelurahan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat meminta agar tempat mandi cuci kakus (MCK) yang ada di bantaran Kali Ciliwung dibongkar. Sebab bangunan MCK tersebut membuat lingkungan sekitar kali menjadi lebih kumuh.

Kemarin sudah pernah dibongkar, tapi yang bongkar terjatuh dan kakinya patah. Sampai sekarang belum dibongkar lagi

Pantauan Beritajakarta.com, bangunan berwarna hijau tersebut terlihat sudah pernah dibongkar namun belum tuntas. Hal ini terlihat dari sebagian atap dan bagian bangunannya sudah terbongkar. Selain itu, bangunan MCK juga sudah condong ke arah kali.

Sarana MCK di Pengungsian Tambora Minim

Beni (60) salah satu warga mengatakan, sebelumnya bangunan tersebut memang sudah pernah dibongkar namun berhenti ketika petugas yang membongkar terjatuh. Menurutnya, jika MCK tidak dibongkar, masyarakat sekitar akan tetap menggunakan MCK tersebut.

"Kemarin sudah pernah dibongkar, tapi yang bongkar terjatuh dan kakinya patah. Sampai sekarang belum dibongkar lagi," ujarnya, Rabu (17/11).

Sementara itu, Camat Senen, Masroni mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pembongkaran bangunan MCK tersebut. Terlebih, sudah ada permintaan dari warga sendiri untuk dibongkar. "Kalau warga yang minta itu lebih mudah, akan segera kita bongkar," tandas Roni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati