You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rusunawa Pulogebang Rawan Pencurian Motor
photo Doc - Beritajakarta.id

Rusunawa Pulogebang Rawan Pencurian Motor

Warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur  mempertanyakan sistem keamanan pengelola rusunawa tersebut. Pasalnya, akhir-akhir ini lingkungan tempat tinggal mereka rawan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sejak awal Ramadhan lalu tercatat enam unit sepeda motor digasak maling. Padahal setiap bulannya penghuni rusunawa dikenakan iuran keamanan sebesar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.

Petugas keamanan kami memang sangat minim, makanya kami juga meminta agar warga bersama-sama menjaga lingkungannya masing-masing

Sherly (54), salah seorang penghuni Blok C Rusunawa Puogebang mengatakan, munculnya kasus pencurian sepeda motor itu terjadi sejak awal Ramadhan lalu. Kasus kriminal ini kebanyakan terjadi di Blok C dan D.

“Totalnya ada enam sepeda motor di sini yang hilang selama satu bulan. Bahkan ada satu motor yang nyaris hilang, kuncinya sudah dirusak pencuri namun gagal dibawa kabur motornya karena kepergok warga. Namun pencuri berhasil kabur dari kejaran massa,” ujar Sherly, Rabu (6/8).

Ramadhan, Kriminalitas Ibu Kota Diprediksi Meningkat

Akibat banyaknya kasus pencurian sepeda motor tersebut, membuat warga tidak nyaman tinggal di rusunawa tersebut. “Kami sudah bayar iuran bulanan rutin untuk keamanan dan kebersihan. Tapi kok masih terjadi pencurian juga ya. Kami jadi merasa tidak nyaman tinggal di rusun ini,” ujar Sherly.

Maraknya kasus pencurian tersebut sebenarnya sudah dilaporkan ke Pospol Pulogebang. Namun hingga saat ini belum ada perkembangannya. Warga berharap aparat kepolisian segera menangkap para pencuri tersebut. Selain itu, pihak Dinas Perumahan dan Pembangunan Gedung Pemda DKI juga diimbau memperketat sistem keamanan di lingkungan rusunawa.

Kepala Unit Pengelola Rusun Wilayah III Jakarta Dinas Perumahan dan Pembangunan Gedung Pemda DKI, Jefyodya Julyan mengaku, sudah menerima informasi maraknya kasus pencurian tersebut. Menurutnya petugas keamanan di rusunawa itu memang masih minim.

Jefyodya mengungkapkan, tercatat ada 13 petugas keamanan yang menjaga rusunawa tersebut setiap harinya. Atas kasus tersebut, ia berjanji akan meningkatkan sistem keamanan.

“Petugas keamanan kami memang sangat minim, makanya kami juga meminta agar warga bersama-sama menjaga lingkungannya masing-masing. Misalnya melakukan siskamling secara rutin,” tukasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye2547 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1389 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1307 personAnita Karyati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1166 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1152 personTiyo Surya Sakti