You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Terminal Bayangan Di Jakpus Terus Ditertibkan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Personel Sudinhub Jakpus Siaga di 5 Terminal Bayangan

Lima titik jalan di wilayah Jakarta Pusat masih kerap dijadikan terminal bayangan bus antar kota antar provinsi (AKAP). Personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat terus disiagakan di lokasi tersebut.

Jadi memang ini ambil kesempatan saja. Tapi sudah jelas kalau ketemu kita langsung setop operasikan

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak mengatakan, umumnya bus AKAP mengambil penumpang di luar terminal atau sering disebut terminal bayangan karena sejumlah alasan. Salah satu yang paling menonjol adalah banyak penumpang menunggu di titik yang memang sudah ada sejak dulu.

"Jadi, memang ini ambil kesempatan saja. Tapi sudah jelas kalau ketemu kita langsung setop operasi," ujarnya, Sabtu (4/3).

Pekan Depan, PKL Terminal Kampung Rambutan Ditata

Adapun sejumlah titik yang kerap masih ditemukan terminal bayangan yakni, di Jl Pangkalan Asem Johar Baru, kawasan Roxy, Jl Pangeran Jayakarta Sawah Besar, dan di depan Gedung Desain Center Jalan Gatot Subroto Slipi. Petugas harus ekstra melakukan monitoring.

"Setiap ditindak, langsung dilaporkan kepada Kementerian Perhubungan. Izin usahanya bisa dicabut," tandasnya.

Karena itu, pihaknya meminta pelaku usaha transportasi tersebut bisa taat aturan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1114 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1019 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye842 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Bakesbangpol Ajak Warga Bantu Pantau Orang Asing

    access_time11-09-2026 remove_red_eye768 personFolmer
  5. Apresiasi Kader Posyandu, Pram Targetkan Stunting di Jakarta Turun 14 Persen

    access_time11-09-2026 remove_red_eye698 personDessy Suciati