You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
jakarta timur kekurangan tenaga bidan
photo Hendi Kusuma - Beritajakarta.id

Jaktim Kekurangan Tenaga Bidan

Tingginya angka kelahiran dan laju pertumbuhan penduduk di Jakarta Timur ternyata tidak diimbangi dengan jumlah tenaga bidan yang memadai. Akibatnya, Jakarta Timur dianggap rawan kematian ibu dan bayi pasca melahirkan.

Jumlah penduduk tidak berbanding lurus dengan jumlah tenaga bidan, kita harapkan jumlah bidan bisa bertambah

"Jumlah penduduk tidak berbanding lurus dengan jumlah tenaga bidan. Kita harapkan jumlah bidan bisa bertambah," ujar Wakil Walikota Jakarta Timur, Husein Murad, Kamis (13/11).

Dikatakan Husein, profesi bidan harus terus ditambah baik secara kualitas maupun kuantitasnya. "Sekarang ini tidak zaman lagi orang melahirkan di dukun. Untuk itu profesi bidan harus terus didukung," katanya.

Pengamen Lahirkan Anak Seberat 1,25 Kilogram

Pihaknya, lanjut Husein, berharap kedepannya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sebagai asosiasi yang ditunjuk pemerintah dapat melahirkan program-program yang strategis guna meningkatkan pelayanan kesehatan warga.

Ketua IBI Jakarta Timur, Gunarti, mengatakan, di Jakarta Timur setidaknya terdapat sebanyak 1.055 bidan yang terdaftar dalam asosiasi. Jumlah tersebut dianggap masih kurang untuk memberikan pelayanan melahirkan.

"Jumlah tersebut tidak seimbang dengan jumlah penduduk yang ada di wilayah, kita harapkan profesi bidan terus mendapat dukungan dari pemerintah" ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1309 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1172 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye809 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye805 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye793 personBudhi Firmansyah Surapati