You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antisipasi Keamanan, Pemkot Jaktim Bakal Gelar Operasi Kependudukan
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemkot Jaktim Bakal Gelar Operasi Kependudukan

Untuk mengantisipasi masuknya pelaku teror ke ibu kota serta gangguan keamanan lainnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur akan menggelar operasi kependudukan.

Kami sedang adakan rapim, nanti hasilnya akan kami serahkan ke pak walikota, karena operasi ini perlu sinergi dengan dinas terkait lainnya seperti Dinas Perumahan dan Satpol PP

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur, Abdul Haris mengatakan, operasi kependudukan perlu dilakukan, mengingat Jakarta Timur merupakan salah satu pintu masuknya warga luar kota ke Jakarta.

"Kami sedang adakan rapim, nanti hasilnya akan kami serahkan ke pak walikota, karena operasi ini perlu sinergi dengan dinas terkait lainnya seperti Dinas Perumahan dan Satpol PP," jelas Abdul Haris, Rabu (22/4).

3 Rumah Kos di Tebet Menunggak PBB

Ditambahkan Abdul Haris, pihaknya akan memetakan wilayah mana yang mungkin dianggap rawan dan akan dijadikan sasaran utama operasi nanti. "Nanti untuk pelaksanaannya, kami menunggu dulu perintah dari pak walikota," katanya.

Sasaran yang dituju pada operasi ini, sambung Haris, adalah penghuni rumah kontrakan dan kos-kosan. "Kami akan data kelengkapan administrasi kependudukan mereka," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati